+62 877 8562 0172
momandbabycaremom.id@gmail.com

Gangguan Pada Sistem Reproduksi Wanita

Kondisi yang mempengaruhi organ reproduksi seperti ovarium , rahim, tuba falopi, vagina, atau vulva. Dampaknya bisa ke siklus haid, kesuburan, hormon, sampai nyeri kronis.

  1. Gangguan Siklus Haid
  • Amenore : Tidak haid sama sekali. Primer = belum pernah haid usia 15 tahun. Sekunder = haid berhenti 3 bulan atau lebih.
  • Dismenore : Nyeri haid hebat. Primer = tanpa penyakit lain. Sekunder = karena endometriosis / kista.
  • Menoragia : Haid berlebihan > 7 hari atau darah sangat banyak.
  • Oligomenore : Haid jarang, siklus > 35 hari.
  1. Gangguan Hormonal & Ovarium
  • PCOS / Sindrom Ovarium Polikistik : Ketidakseimbangan hormon membuat ovulasi jarang, haid tidak teratur, jerawatan, rambut berlebih, susah hamil. Salah satu penyebab infertilitas paling umum.
  • Kista Ovarium : Kantung berisi cairan di ovarium. Kebanyakan jinak & hilang sendiri, tapi kalau besar bisa nyeri atau torsi ovarium.
  • Menopause dini : Ovarium berhenti fungsi sebelum usia 40 tahun. Menyebabkan haid berhenti dan gejala menopause lebih cepat.
  1. Gangguan Pada Rahim
  • Endometriosis : Jaringan mirip lapisan rahim tumbuh di luar rahim. Gejalanya nyeri haid parah, nyeri saat berhubungan, dan bisa sebabkan infertilitas.
  • Adenomiosis : Jaringan endometrium tumbuh ke dalam otot rahim. Membuat haid sakit & darah banyak.
  • Miom / Fibroid : Tumor jinak di otot rahim. Sering tanpa gejala, tapi bisa disebabkan nyeri panggul, haid berat, atau menekan kandung kemih.
  • Polip Rahim :  Benjolan jinak di lapisan rahim. Bisa sebabkan flek di luar haid atau perdarahan setelah menopause.
  1. Infeksi & Radang
  • Penyakit Radang Panggul / PID : Infeksi naik ke rahim, tuba, ovarium. Biasanya dari IMS yang tidak diobati seperti klamidia atau gonore. Bisa sebabkan nyeri kronis & sumbatan tuba.
  • Vaginosis Bakterial : Ketidakseimbangan bakteri vagina. Gejala keputihan abu-abu berbau amis.
  • Infeksi Jamur : Keputihan kental putih seperti susu, gatal, perih.
  • IMS : Klamidia, gonore, herpes, HPV, dll. HPV resiko tinggi bisa memicu kanker serviks.
  1. Gangguan Lain
  • Endometrial Hyperplasia : Penebalan lapisan rahim berlebihan, biasanya karena estrogen tanpa progesteron. Bisa jadi prekanker.
  • Kanker Ginekologi : Kanker serviks, ovarium, rahim, vulva, vagina. Kanker serviks paling bisa dicegah dengan vaksin HPV & pap smear rutin.
  • Prolaps Organ Panggul : Rahim, kandung kemih, atau rektum turun karena otot dasar panggul lemah, sering setelah melahirkan.
  • Infertilitas : Tidak hamil setelah 1 tahun berhubungan rutin tanpa kontrasepsi. Bisa dari faktor ovulasi, tuba, rahim, atau pasangan pria.

Tanda kamu perlu cek ke Dokter : Nyeri haid sampai ganggu aktivitas, perdarahan sangat banyak/berkepanjangan, flek di luar siklus, nyeri saat berhubungan, keputihan berbau/gatal, perut bawah nyeri kronis, atau haid berhenti padahal belum menopause.

Respond For " Gangguan Pada Sistem Reproduksi Wanita "

Open chat
Dapat saya bantu?
Admin Mom's ID
Salam sehat selalu,....

Apa hal yang saya dapat bantu ya Kak,..?