ASI Eksklusif
Bayi hanya diberikan ASI saja, tanpa tambahan makanan/minuman lain termasuk air putih, dari lahir sampai usia 6 bulan.
Aturan menurut WHO & IDAI detainya sebagai berikut :
| Durasi | 0-6 bulan : 100 % ASI saja. 6-24 bulan : Lanjut ASI + MPASI. |
| Boleh apa saja | ASI lanjut, ASI perah ASIP, obat/tetes vitamin dari dokter. |
| Tidak boleh | Susu formula, air putih, madu, pisang kerok, teh, dll. Lambung bayi <6 bulan belum siap. |
| Kapan menyusui | On demand = sesuka bayi. Bisa 8-12x per 24jam dan tengah malam. |
| Tanda cukup ASI | 6x BAK/hari, BAB kuning lembek, BB naik sesuai KMS, bayi anteng setelah menyusu. |
Kenapa harus eksklusif 6 bulan?
- Buat Bayi : Usus masih “bolong-bolong”, ASI menutup celahnya biar nggak gampang alergi. Antibodi di ASI = vaksin alami. Menurunkan risiko diare, pneumonia, obesitas, diabetes.
- Buat Ibu : Bantu Rahim kontraksi agar cepat balik normal, jadi KB alami, menurunkan risiko kanker payudara & ovarium.
- Bonding : Kontak kulit + tatapan mata pas menyusui bikib bonding ibu & bayi kuat.
Tantangan yang sering muncul :
- Puting lecet : Biasanya karena pelekatan salah. Perbaiki posisi, jangan asal cabut.
- ASI seret Solusi : Sering-sering dikosongin, skin to skin, tidur cukup, makan bergizi, pikiran tenang.
- Bingung cukup/tidak : Pantau BAK & BB, bukan dari PD kenceng/kempes.
- Kerja : Bisa pumping. Hak cuti 3 bulan + ruang laktasi itu dilidungi UU.
Mitos yang salah kaprah :
- ASI encer = jelek -> Salah. Foremilk emang encer, hindmilk yang kentel. Dua-duanya penting.
- Bayi nangis terus = ASI kurang –> Bisa aja kembung, gerah, pengen digendong.
- 6 bulan harus MPASI instan –> MPASI homemade juga oke, yang penting tektur & gizinya pas.
Udah 6 bulan, lanjut MPASI tapi ASI tetap jalan sampai 2 tahun ya.

Respond For " ASI Eksklusif "